Manfaat Temulawak
Dari berbagai jenis tumbuhan obat
yang digunakan sebagai obat tradisional di lingkungan kita
di antaranya adalah TEMULAWAK.
Temulawak (Curcuma Xanthorriza ROXB
atau curcuma javanica) adalah tumbuhan asli Indonesia. Saat ini temulawak telah
menyebar ke seluruh dunia terutama di daerah tropis. Juga Cina, Barbados,
India, Jepang, Korea bahkan di beberapa daerah di USA dan Eropa.
Rimpang temulawak mengandung
sejumlah senyawa aktif berupa fraksi kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin,
desmetoksikurkumin dan bis-desmetoksikurkumin. Juga beberapa komponen minyak
atsiri seperti xanthorrizhol, b-kurkumen, ar- kurkumen, kamfor dan germakrene.
Kandungan utamanya berupa tepung. Bervariasi antara 48-54 %. Makin tinggi
tempat tumbuhnya, makin rendah kadar tepungnya. Temulawak juga mengandung
karbohidrat, protein dan lemak. Serat kasar dan mineral seperti kalium (K),
natrium (Na), magnesium (Mg), Zat besi, Mangan. Fraksi minyak Atsiri tertinggi
dapat diperoleh dari rimpang berusia 7 bulan. Pada usia 7,5 - 8 bulan,
kandungan atsirinya berkurang.
Setidaknya ada 7 manfaat Temulawak
yang dapat kita ambil , diantaranya :
1.Memperbaiki nafsu makan
Masyarakat Indonesia secara turun
temurun telah menggunakan temulawak untuk memperbaiki nafsu makan. Secara pra
kilinik dan klinik ditemukan bahwa rimpang temulawak dapat meningkatkan /
memperbaiki nafsu makan. Manfaat ini berkaitan dengan efek minyak atsirinya
yang bersifat karminativum.
Pemakaian dan dosis : rata-rata
sehari 2 gram rimpang kering. Panasi rimpang dengan air suhu 90 derajat selama
15 menit. Disaring, minum 2-3 kali sehari di antara waktu makan.
2. Memperbaiki fungsi pencernaan
Secara pra klinik ditemukan bahwa
serbuk rimpang dapat meningkatkan aktivitas dalam cairan lambung sehingga
membantu metabolisme dan mengurangi kontraksi usus halus.
Pemakaian seperti di atas : 2 gram
rimpang kering atau 8 gram temulawak segar, yang dibuat dengan cara di atas
3.Memelihara kesehatan fungsi hati
Aktivitas temulawak yang berkaitan
dengan fungsi hati berkaitan dengan aktivitas kolagoganya, yaitu meningkatkan
produksi empedu dalam hati dan merangsang pengosongan kandung empedu. Temulawak
juga dapat mengurangi aktivitas enzim glutamate oksaloasetat transaminase (GOT)
serta menurunkan aktivitas enzim glutamate piruvat transaminase (GPT) baik,
secara pra klinik in vitro dan in vivo maupun secara klinik. Hasil uji klinik
menunjukkan bahwa dosis yang digunakan untuk memperoleh manfaat menurunkan
kadar SGOT dan SGPT adalah 15-30 mg kurkumin.
4. Mengurangi nyeri dan radang sendi
Kurkumin yang terkandung dalam
temulawak mempunyai aktivitas antiradang yang setara dengan 100 mg fenilbutazon
yang dapat mengurangi nyeri dan radang sendi. Dicapai melalui penghambatan
migrasi sel-sel leukosit ke daerah radang atau melalui penghambatan pembentukan
serta transportasi mediator radang yaitu prostagladin. Dari hasil uji klinik
menunjukkan adanya perbaikan pada penderita radang sendi. Dosis yang digunakan
uji klinik adalah 400-1200 mg per hari.
5. Menurunkan lemak darah
Hasil uji praklinik dan klinik
menunjukkan bahwa ekstrak temulawak dan fraksi kurkuminoidnya dapat menurunkan
kadar kolesterol total, trigliserida dan meningkatkan kadar HDL kolesterol.
Komponen yang diduga berperan dalam menurunkan lemak darah adalah kurkuminoid.
JIka tidak dinyatakan lain, dosis yang dianjurkan adalah 25-50 gram
simplisia kering yang dididihkan
pada 200 ml air, hingga tersisa 100 ml. Air rebusan disaring dan diminum pagi
dan sore.
6. Sebagai antioksidan dan membantu
pemeliharaan kesehatan.
Kurkumin bekerja sebagai antioksidan
karena mampu menangkap radikal-radikal bebas oksigen seperti anion superoksid,
dan radikal hidroksil sehingga membantu memelihara kesehatan. Gunakan ekstrak
kering temulawak , minum 3 kali sehari, tiap kali lebih kurang 250 -500 mg.
7.Membantu menghambat penggumpalan
darah.
Kurkumin dari temulawak dapat
membantu menghambat penggumpalan darah dengan cara menghambat pembentukan
tromboksan B-2, suatu senyawa yang berperan dalam proses penggumpalan darah.
Dosis : ekstrak kering temulawak, minum 3x sehari. Setiap minum 250 - 600 mg.
Untuk lebih bijaknya sebelum
mengkonsumsi temulawak,mohon ditanyakan pada ahlinya,agar tdak terjadi hal hal
yang tidak di inginkan.karena bagaimanapun semua ada efeknya dan smoga
bermanfaat